Ini daftar lima lagu pop daerah Timor favorit saya. Tidak berurutan sih. yang pertama tak lebih unggul dari yang lainnya. kelihatannya lima-limanya punya tempat yang sama di telinga (dan hati) saya. Tak ada kriteria khusus, selain karena aku suka saja. Beberapa yang tidak terdaftar di sini, mungkin lebih unggul dari segi musikalitas, namun de gustibus non est disputandum, bukan?
Nah, ini dia daftarnya.
1. Timor by Niko V
Menurut cerita orang-orang eks-pengungsi Timor Timur yang saya temui di Naibonat, lagu ini adalah lagu yang dilarang keras pada jaman pendudukan Indonesia di Timor Timur. Kalau kau sempat menyanyikan lagu ini, dipastikan kemudian Anda akan dijemput tentara, lantas entah diapakan pokoknya bahkan bisa nyawa melayang. Itu dulu. Melodi guitarnya asyik banget! Mendengarnya, membikin kaki berjingkrak-jingkrak.
2. Sonbilo dari Sius Otu
Kayaknya lagu Sonbilo sulit terpisahkan dari Sius Otu. Sonbilo hampir identik dengan Sius Otu, penyanyi daerah asal Amanatun Selatan, TTS ini sampai sekarang masih eksis, dan produktif. Hampir saban bulan rajin mengeluarkan album baru. Sonbilo adalah nama sejenis burung yang kicauannya sangat merdu (waduh, saya tidak tahu Bahasa Indonesianya jenis burung ini). Lagu ini rupanya diangkat dari sebuah syair Bone orang Dawan). Lagu ini sudah saya kenal sejak masih di bangku SD, melalui rekaman kaset pita. Sampai sekarang setelah berubah jadi berkas digital audio, saya kira style musiknya tetap sama.
3. Kuan Kefa dari Binsasi bersaudara
Nah, ini lagu rupanya khusus diproduksi untuk mengumbar air mata orang-orang Timor yang jauh di tanah rantau. Dijamin, beberapa lembar tissu akan dihabiskan untuk membersihkan airmata yang menggenang di pipi. Lagu ini berkisah tentang keindahan Kota Kefamenanu, pusat Kabupaten Timor Tengah Utara, yang senantiasa lekat jauh di mata namun dekat di hati. Vokal Yusti Binsasi sanggup membahasakan kerinduan anak Timor di tanah seberang.
4. Nina Noi
Ini folk song dari Timor Tengah Utara yang diaransir menjadi musik pop, berupa senandung seorang terhadap puteri tunggal kebanggaannya. Tempat dia mengharapkan belis Sudah muncul dalam berbagai versi. Saya mendengar pertama kali lewat Nina bobo dari Ibu saya. Mantap, langsung bisa tertidur lelap dibuai mimpi indah. Bagusnya, Tio Fanta melafalkan bahasa Dawan dengan nyaris sempurna!
5. Munijo
Ini lagu yang relatif baru dari Sius Otu dan seorang gadis dari daerah Baun Amarasi. Munijo sendiri artinya apa ya? Saya belum sempat menanyakannya pada orang-orang Amarasi. Soalnya meski sama-sama berbahasa Dawan, beberapa kosakata orang Amarasi, seperti juga (eks)kefetoran lainnya di Timor Dawan, punya beberapa ungkapan khas. Munijo hingga sekarang masih dipakai untuk mengiringi Bonet dalam pesta-pesta orang Dawan.
Nah, maukah Anda menambahkan daftar kesukaanmu dalam komentar di bawah ini?



ada gak pesta di buraen?