KAU KUNANTI, SAHABATKU

Kau ku nanti sahabatku,

Ketika rona pelangi tak lagi membekas

Dan rerintik telah lama pergi

Tinggalkan basah rerumputan menjelang

Petang hari yang tak kan ku lupa

 

Kau telah membuat janji

Pada pohon cemara yang tak henti berderak

‘Bila pelangi kembali menakar bumi’

Kau kusambang dengan seikat kemuning

 

Kelepak tekukur kian menjauh

Pulang ke sarang menjumpa malam

bebukit mengembalikan para pemburu

dan para pelaut mulai bersauh

 

Ku nanti kau sahabatku

Dengan seikat kemuning yang kau janjikan

Meski derak hari menuju malam

Kutahu kau takkan pernah ingkar

 

Di sini di cemara ini

Mentari membenam

Dua hati sia sekata

Lalu malam menjadi kelam

About aklahat

Lahir dan besar di pedalaman Timor Tengah Selatan, tinggal dan bekerja di pinggiran Kota Kupang.

Posted on November 14, 2010, in Puisi, Refleksi. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Sahabat Pergi Dalam Rona Pelangi Menitik ..
    Bersama Janji Cemara Didalam Pelangi Dan Seikat Kemuning ..
    Walau Tak Datang Lantaran Hati Semakin Kuning ..
    Terima Kasih Atas Undangan Yang Hantar Ku Kemari ..

    Jangan Marah, Terlampau Terburu-Buru Datangnya, Sampai Lupa Bawa Cemilan .. ha ha ha .. Terima Kasih Atas Undangannya .. Jangan Bosan-Bosan .. Takut Ketagihan Ntar Saya nya Nyambang Kemari Mulu .. Blog Yang Bagus .. Bacaan Penguatan Untuk Saling Menguatkan .. Jangan Pandang Perbedaan .. Sebab Berbeda Mungkin Untuk Dipersatukan ..

    Adalah Indah Mengenang Sejarah, Namun Lebih Indah Bila Selalu Melahirkan Sejarah ..
    Syallom ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: