SELAGI KITA ADA

waktu kau datang
sebuah senja telah turun
mengingatkan kita pada pekat
yang tiba sebentar lagi

waktu kau datang
seisi rumah lagi berkemas
akan pergi meninggal kenangan
satu dua dari tetes-tetes gerimis

hingga kau menyapaku
salam itu terasa getir
dawai biola digesek busur
nada-nada membungkam ceria

lalu kau bilang
ini bukan yang terakhir
sebab ruang dan waktu
hanya selagi kita ada

About aklahat

Lahir dan besar di pedalaman Timor Tengah Selatan, tinggal dan bekerja di pinggiran Kota Kupang.

Posted on Desember 30, 2010, in Puisi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: