Tanah Airku Fatukopa

angin meniup sepoi diantara lelambai nyiur

menggiring petani beriring ke ladang

menjenguk jagung yang sejak kemarin

ditinggal hujan yang entah kemana

 

dipersimpangan desa

anak-anak gadis bersendagurau

menunggu luli yang tak kunjung penuh

dari menampung tetesan sumur kerontang

 

derum sepeda motor begitu asing

sesekali menghantar kaget

orang kota dengan setelan necis

keluar masuk rumah mencari sapi tambun

 

dihalaman sekolah

anak-anak berpakaian tambal sulam

asyik bermain lompat tali

karena guru sudah nyaris pensiun

masuknya cuma di awal bulan

 

angin masih menggoyang dedaunan nyiur

menyanyikan lagu rindu tanah air

yang lama ditinggal pemuda pemudi

jauh merantau mencari ringgit

untuk ditukar dengan sekarung beras

 

rindu ini kutitipkan di hamparan padang Beskin 1)

di tepi lembah Kiki 2)

sembari mengangkat mata ke Bukit Fatukopa 3)

di sana tempat lahir beta

tempat berlindung di hari tua

sampai akhir menutup mata 4)

——

 

1), 2) Nama tempat di Desa Fatukopa, Kecamatan Fatukopa, TTS

3) Bukit berbentuk kapal besar. Wilayah sekitarnya dinamakan menurut nama bukit tsb.

4) Ismail Marzuki, Indonesia Tanah Air Beta

About aklahat

Lahir dan besar di pedalaman Timor Tengah Selatan, tinggal dan bekerja di pinggiran Kota Kupang.

Posted on Februari 21, 2012, in Puisi and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: